top of page

Ilmu Dasar Fotografi

Irwansyah - Millennialsdo

Selasa 28, April 2020 14:10 WIB

Sumber : Google


Bergerak di dunia fotografi tentu mengasyikan. Selain bisa menghasilkan karya foto yang unik dan menarik ada kepusan tersendiri jika kita bisa memotret sebuah objek dengan bagus.

Namun ketika pertama kali mencoba memotret, terkadang kita hanya asal memotret saja. Nah untuk membantu kamu yang ingin mempelajari lebih dalam tentang fotografi, millenialsdo membuat panduan belajar fotografi untuk pemula.

Sebagai fotpgrafer pemula ada banyak yang harus dipelajari. Salah satunya menguasai ilmu dasar fotografi

Exposure

Exposure adalah dasar dari fotografi yang biasa dikenal dengan nama segitiga exposure. Exposure sendiri memiliki pemahaman yang sangat sederhana yaitu terang dan gelap dari sebuah foto. Foto yang tampak gelap sering disebut under exposure, demikian juga sebaliknya jika terlalu terang maka disebut over exposure. Exposure pada intinya menunjukan seberapa banyak cahaya yang masuk dalam kamera, atau seberapa banyak cahaya yang bisa ditangkap oleh sensor dalam kamera.

Aperture

Aperture dapat diartikan seberapa besar bukaan yang terletak dalam lensa. Jika masih bingung maka aperture dapat diartikan seberapa banyak cahaya yang masuk dengan mengatur seberapa besar lubang lensa terbuka.

Shutter Speed

Shutter speed dapat diartikan seberapa cepat terbuka dan tertutupnya sensor pada lensa kamera. Jadi semakin cepat shutter speed yang anda pilih, semakin sedikit cahaya yang mengenai sensor kamera. Begitupun sebaliknya ketika anda menggunakan shutter speed lambat atau slow speed, maka cahaya yang mengenai sensor akan semakin banyak, karena shutter terbuka dalam waktu yang lebih lama.


ISO

ISO dapat diartikan sebagai kepekaan sensor yang terdapat dalam kamera, atau dalam kata lain, seberapa peka atau sensitif sensor kamera dalam menangkap cahaya. Jika shutter speed dan apperture bekerja dengan membatasi jumlah cahaya yang masuk, maka ISO bekerja langsung pada sensor kamera itu sendiri dengan menentukan seberapa besar kemampuan sensor menangkap cahaya. Semakin sensitif sensor kamera, maka sekalipun kita menggunakan dalam kondisi yang remang atau kurang cahaya, kita tetap bisa menggunakan shutter speed yang cepat.

Histogram

Histogram sebenarnya adalah sebuah grafik yang menunjukkan fungsi kamera dalam bentuk gambar. Sebenarnya histogram bukanlah spesifik hanya di fotografi, anda bisa menjumpai histogram di ilmu statistik, fisika, matematika ataupun perhitungan-perhitungan sejenis.

Grafik histogram sering dipakai fotografer untuk menampilkan posisi objek yang akan kita ambil, histogram dipakai untuk menentukan nilai tinggi rendah dari komponen yang kita inginkan. Histogram akan menunjukan tinggi rendahnya intensitas cahaya dalam foto yang kita potret atau dalam kata lain terang gelapnya foto yang kita ambil.

Demikian rangkaian teknik dasar fotografi bagi kamu yang baru mulai mempelajari fotografi. Kamu bisa menemukan lebih banyak lagi tips serupa di kategori tips and trick Millenialsdo.

Comments


Post: Blog2_Post

Subscribe Form

Thanks for submitting!

  • Instagram
  • Twitter

©2020 by Millennialsdo. Proudly created with Wix.com

bottom of page