Informasi Hoax di Antara Covid-19
- millenialsdo

- Apr 7, 2020
- 3 min read
Updated: Apr 12, 2020
Afdal Rafid Ramadhan - Millenialsdo
Selasa, 07 April 2020, 13:28 WIB

sumber gambar : behance
Seperti yang kita tahu saat ini dunia sedang mengalami musibah karena penyebaran virus corona atau covid-19 , saat ini banyak negara yang melakukan sistem self quarantine. Indonesia saat ini juga melakukan sistem tersebut, banyak kantor yang melakukan WFH atau Work From Home dan anak sekolah atau mahasiwa yang melakukan E-learning. Dengan peraturan self quarantine ini kita hanya bisa mengandalkan internet untuk bekerja sampai berbelanja sekali pun. Dengan keadaan seperti ini social media menjadi tempat hiburan di saat kita berada di rumah, di balik kemudahan kita menggunakan social media sejumlah hal negatif dari penggunaan social media ini sangat banyak, salah satunya adalah semakin banyak informasi hoax atau palsu yang beredar di kalangan masyarakat.
Riana adalah mahasiswa di salah satu universitas di Jakarta yang sering menemukan informasi hoax di social media salah satunya adalah kabar bahwa hp xiaomi bisa menularkan virus corona atau covid-19 melalui software dan masyarakat yang menggunakan handphone tersebut menjadi panik dan mem percayai informasi hoax tersebut. Yang mana kita ketahui bahwa hp xiaomi adalah hanphone yang berasal dari china yang mana virus ini juga berasal dari negara china.
Riana juga menegaskan dengan adanya informasi hoax yang beredar ini menimbulkan banyak keresahan di masyarakat karena banyak masyarakat yang mudah mempercayai berita yang belum tentu benar. Banyak efek samping dari informasi hoax yang timbul disaat seperti ini salah satunya adalah panic buying. “ iya kemarin banyak banget yang ngeborong makanan di supermarket ada yang sampe 3 troli, terus juga banyak banget yang borong hand sanitizer “ ucap Riana.
Selain dari masyarakat yang memborong makanan, banyak juga yang memborong APD atau Alat Pelindung Diri untuk tenaga medis. Ternyata mereka memborong bukan untuk pemakaian pribadi akan tetapi untuk di jual kembali dengan harga yang tidak masuk akal. contohnya adalah termometer tembak yang digunakan oleh perawat, sekarang para pihak rumah sakit sangat kesulitan untuk mencari alat – alat medis karena banyak masyarakat yang membeli hanya untuk menjualnya kembali tanpa mengetahui para anggota medis sangat membutuhkannya untuk merawat pasien dan melindungi diri mereka dari virus.
Menurut Riana banyak masyarakat yang hanya memikirkan dirinya sendiri tanpa melihat orang lain “ iya sekarang aja nyari masker, hand sanitizer, sama alkohol 70% udah susah banget soalnya orang-orang banyak yang nimun gitu “ ucap Riana.
Riana juga menegaskan berita hoax ini sangat banyak di jumpai di berbagai platform online contoh nya adalah group whatsapp, seperti yang kita tahu bahwa orang tua kita saat ini juga menggunakan aplikasi tersebut untuk berkomunikasi bersama teman – teman mereka. Tapi, dari situlah biasanya informasi hoax bersumber karena mereka belum mengerti perbedaan informasi hoax dengan berita yang benar.
Mereka tanpa memilah berita yang entah dari mana sumbernya langsung membagikan informasi hoax itu ke berbagai group yang mereka punya, dan begitu seterusnya yang mana itu akan membuat banyak orang yang termakan informasi hoax tersebut.
Menurut Riana peran anak muda sangat lah penting disini, karena anak muda jaman sekarang tidak mudah untuk tergiring oleh berita di social media, mereka tidak mudah percaya apa yang masyarakat perbicarakan di media sosial. Sebab anak muda saat ini banyak yang berpikir kritis dan tidak termakan informasi hoax yang beredar.
“ Setiap di group keluarga ada yang membagikan berita aku sering baca dulu ini bener apa ga, soalnya kalau ini ga bener atau hoax aku harus cepet-cepet bilang biar gaada yang share ke group lainnya, mangkanya peran anak muda sangat penting di social media apalagi di lingkungan keluarga kita “ ucap Riana.
Jadi jangan sampai karena kalian menyebarkan berita dan kalian mendapatkan hukum maka dari itu kita harus fokus dan sering membaca agar dapat membedakan mana informasi hoax dan informasi benar.
.png)



Comments