Jahe Tanaman Viral Di Pandemi Virus Corona
- millenialsdo

- Apr 20, 2020
- 2 min read
Hisyam Lutfi Haykal - Millenialsdo
Senin, 20 April 2020 12.01 WIB

(sumber: food.detik.com)
Di tengah maraknya penyebaran virus Corona, tanaman umbi-umbian menjadi sumber makanan yang banyak diandalkan masyarakat. Selain singkong dan ubi tanaman herbal seperti jahe, kunyit, temulawak, kencur, atau lengkuas disebut mampu meningkatkan daya tahan tubuh melawan virus Corona. Jahe adalah salah satu jenis rempah-rempah yang paling mudah dicari dan sering dikonsumsi. Pasalnya, jahe berkhasiat menghambat infeksi virus dan bakteri. Jahe memiliki sifat anti inflamasi, anti bakteri, anti virus sehingga baik untuk menjaga daya tahan tubuh.
Di Indonesia, jahe sering diolah menjadi jamu sebagai obat untuk menaikan tingkat imunitas dan mengatasi gangguan, seperti mengatasi flu serta masuk angin. Selain bermanfaat untuk kesehatan, jahe juga banyak di manfaatkan untuk bahan kosmetik karena menghasilkan minyak kastiri yang bermanfaat untuk kulit. Jahe juga sering dipakai sebagai bumbu dapur untuk menambah lezat sajian.
Salah satu varian jahe adalah jahe merah, jahe merah memang agak sedikit berbeda dari jahe lainnya. Selain dari warna, tanaman umbi yang satu ini lebih kerap dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan dibanding sebagai bumbu masakan. Pemilik nama latin Zingiber Officinale itu memiliki rasa yang lebih pedas dibandingkan dengan jenis jahe lainnya. Jahe merah maupun jahe jenis lain sama-sama memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan. Di saat pandemi Corona jahe banyak di buru masyarakat. Tingginya permintaan jahe menyebabkan harga jahe naik drastis dari harga sebelum munculnya virus Corona di Indonesia.
Mengonsumsi jahe bisa menangkal virus Corona. Setidaknya itulah yang diyakini Dody. Dody yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di salah satu toko vape di Jakarta. Merasakan harga jahe melambung tinggi di pasaran. “harga jahe mahal banget, sekarang susah bukan main cari jahe di saat virus Corona” ucap Dody. Tak Cuma mahal. Dody juga kesulitan mencari pasokan jahe di pasar atau di took swalayan dekat rumahnya. Padahal dahulu jahe mudah sekali di beli dan tersedia dimana-mana.
Mengonsumsi jahe merupakan langkah alternatif yang dilakukan masyarakat demi melawan virus Corona. Tujuannya untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar kuat melawan virus. Segala upaya sejatinya bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona. Tidak semata hanya mengandalkan jahe, menjaga kekuatan tubuh bisa dilakukan dengan berbagai cara di antaranya makan bergizi, tidak cukup dan rajin berolahraga. Yang juga tak kalah penting adalah tetap berada di rumah, jika terpaksa harus beraktifitas di luar rumah patuhi social distancing atau jaga jarak.
.png)



Comments