Kecanduan dan ketergantungan media sosial
- millenialsdo

- Apr 7, 2020
- 2 min read
Updated: Apr 14, 2020
Nama : Jihan Fakhirah Firdaus
Nim : 2018070091 - https://millennialsdo.wixsite.com/millennialsdo
Selasa, 07 april 2020 13:49
Teknologi yang kita gunakan sudah bisa mengakses internet tak bisa lagi di pisahkan oleh rutinitas sehari hari dari masyarakat, saat ini layanan tersebut memudahkan orang untuk menjadi individu yang lebih mementingkan media sosial dan jarang interaksi masyarakat secara langsung antar masyarakat lainnya. Seiring perkembangan internet berbagai platform media sosial di ciptakan agar mempermudah berintraksi lewat dunia maya.
Saat ini dunia industri kreatif menjadi semakin banyak di sukai oleh kalangan muda terutama anak milenial yang tau segala informasi tentang industri kreatif media saat ini. Biasanya mereka menjadikan salah satu platform untuk menjadikan acuan bagi mereka, contohnya Instagram, Instagram kita bisa menemukan berbagai hal di Instagram seperti video kreatif, konten yang menyajikan hiburan. Tidak hanya Instagram kalangan anak milenial juga bisa dapat informasi lewat youtube. Tapi tidak jarang juga mental atau kebiasaan mereka terganggu akibat media sosial. Jumlah hal negatif dari media sosial sangatlah banyak mulai dari melihat konten yang tidak seharunya ditonton, atau bahkan mental seseorang bisa terganggu akibat membaca hal negatif akibat media sosial di era sekarng. Masing masing individu punya sudut pandang yang beda dengan orang lain, lalu banyak yang berkomentar mengenai hal ini dan dari situ sudut padang setiap individu di lihat, dan asumsi setiap orang berbeda tentang kecanduan dan ketergantungan dari media
sosial.

Salah satunya , medina jurusan manajemen keuangan merasakan dampak saat menggunakan media sosial. Dia sering mendengar keluhan dari temannya karna masih banyak teman di sekitarnya kecanduan media sosial dan membuat mental terganggu. Menurut Medina yang di kategorikan “kecanduan” itu mereka yang tidak bisa mempergunakan sosial media dengan baik sih, contohnya melakukan hal yang kurang bermanfaat di media sosial dan tergantung sudut pandang masing masing juga. Banyak orang yang bisa cari peluang usaha lewat platfroam instagram misalnya, sebenernya "tidak di pungkiri " juga sih di era sekarang-sekarang semua udah serba teknologi dan sedikit banyaknya hal tersebut yang membuat kita ga bisa jauh jauh dari gadget dan sosial media, selama mereka masih mempergunakan untuk hal yang positif apalagi mereka bisa menghasilkan uang tetap stabil.
salah satunya, Rafi akbar jurusan psikologi ui juga merasakan kena gangguan mental karna sosial media, kalo dia sangat ambisius dengan like yang ada di instagram dan terlalu mementingkan feeds di instagram miliknyaa. suatu waktu dia menemukan beberapa hate comment tentang feeds dirinyaa di instagram dan dia membaca sehingga dia merasa gelisah dengan hate comment itu dan membuat mentalnya terganggu karna rasa gelisah tersebut. contoh lainnya juga di rasakan oleh mahasiswa bernama Farah balqis dia pun merasakan juga dampak negatif sosial media, menurut sudut pandangnya dari farah sendiri, kecanduan media social terjadi pada anak di usia 16-19 tahun dimana mereka sangat kecanduan dan tidak mau berhenti dari media social yang mereka lihat, sehingga harus ada pengawasan orang tua untuk memantau apa yang di lakukan oleh anak tersebut di dalam social media nya. Dan itu beberapa beberapa orang yang pernah terlibat atau mendengar tentang kecanduan dan ketergantungan akibat media sosial.
.png)



Comments