top of page

Merawat Vespa Tua Agar Tampil Prima

Muhammad Raffy - Millenialsdo

Senin, 20 April 2020 10:26 WIB



Siapa yang tak kenal motor Piaggio Vespa? Sejak pertama kali diluncurkan pada 1946 motor ini telah membuat banyak orang terpesona dan menjadi barang koleksi. Model Vespa klasik ini masih banyak diburu banyak orang karena nilai sejarahnya.


Vespa merupakan kendaraan dengan salah satu komunitas terbesar di dunia. Di setiap daerah atau kota pasti memiliki komunitas vespa, terdapat beragam ciri khas di setiap komunitas vespa. Komunitas vespa juga terkenal dengan solidaritasnya yang erat.

Pecinta Vespa merupakan orang-orang yang tetap setia menggunakan dan menyimpan vespanya sebagi koleksi karena nilai sejarahnya ataupun kenangan yang tak terlupakan ketika menggunakan vespa.


Hobi berkendara Vespa tak cuma digandrungi generasi tua tetapi juga generasi muda. Mahasiswa di bilangan Jakarta Selatan ini pertama kali menggunakan Vespa pada tahun 2013, ia menggunakan Vespa Super yang dibelinya dengan harga 4 juta. “kalo ditahun 2013 Vespa masih bisa dibilang murah kalo untuk sekarang harga 4 juta paling dapet yang tidak bersurat dan kondisinya juga apa adanya” ujar haekal.


Bagi sebagian orang Vespa klasik adalah kendaraan yang dianggap tidak layak jalan untuk saat ini karena vespa sering dikaitkan dengan kendaraan yang suka mogok dan menyusahkan. “kalo masalah mogok itu wajar tergantung gimana cara kita merawatnya aja” ungkap Haekal.


Saat ini memodifikasi vespa pun telah menjadi hal yang lumrah untuk dilakukan. Ada yang memodifikasi vespanya menjadi racing, ada yang di modifikasi untuk touring, bahkan untuk vespa ekstrem banyak digemari oleh masyarakat. Seperti yang dilakukan Haekal, ia memodif vespanya dengan konsep semi racing. Konsep semi racing adalah motor dibuat lebih kencang dan bertenaga tetapi juga tetap nyaman digunakan sehari-hari.


Untuk memodifikasi vespa klasik tak hanya di sektor mesin tetapi juga di sektor body dan kaki-kaki. Seperti yang diketahuhi Vespa adalah motor yang rentan di body dan kaki-kaki biasanya mudah keropos maka dari itu memodifikasi Vespa secara keseluruhan harus memikirkan dan mengutamakan kenyamanan.


Untuk merestorasi vespa membutuhkan waktu yang cukup lama karena selain body motor yang terbuat dari besi, proses pengerjaannya pun harus sesuai mulai dari kerok, las, sampai finishing. Di tahun 2017 Haekal mulai merestorasi vespanya, ia mengganti bagian-bagian vespanya yang sudah tidak berfungsi dengan barang yang baru dan tentunya original. Lama pengerjaannya restorasi sekitar 6 bulan karena tidak hanya memperbaiki body saja termasuk juga mesin dan sektor kaki-kaki. “mesin di restorasi juga pasang aksesoris pokoknya membuat motor senyaman mungkin.”ujar Haekal.

Untuk merestorasi vespa membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk full restorasi mulai dari harga 10 hinga 50 juta tergantungjenis part-part motor yang di pakai. Merestorasi vespa butuh ketelitian, kecekatan, dan kesabaran untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Bagi Haekal yang mengasyikan usai merestorasi motor vespanya adalah ketika tiba waktu touring. Touring sudah pasti ditunggu-tunggu karena bisa sekaligus menjajal motor Vespa dan mengetes seberapa sehat Vespa usai direstorasi. Jika Vespa dalam kondisi prima touring ke luar kota bukan lagi impian. Haekal bahkan sudah menjajal Puncak, pantai Sawarna, Kebumen, Jogja dan Dieng dengan Vespa kesayangannya. “biasanya mesin panas atau ada trouble harus berhenti, Tapi bukan masalah berat karena sudah prepare sebelum berangkat” Ungkap Haekal


Mempunyai hobi bervespa memang tidaklah mudah harus rajin merawatnya dengan cara diservis seperti ganti oli dan mengganti bagian-bagian motor yang sudah tidak berfungsi. Rawat Vespa kesayangan karena suatu saat bisa menjadi aset dan menjadi motor antik bernilai tinggi.

Comments


Post: Blog2_Post

Subscribe Form

Thanks for submitting!

  • Instagram
  • Twitter

©2020 by Millennialsdo. Proudly created with Wix.com

bottom of page