top of page

Muncul Hobi Baru Di Saat Pandemi Covid-19

Hisyam Lutfi Haykal - Millenialsdo

Senin, 20 April 2020 11.56 WIB




Demi meredam penyebaran virus Corona kegiatan bekerja, belajar, dan beribadah terpaksa dilakukan di rumah. Anjuran untuk selalu berada di rumah harus selalu dipatuhi. mengingat pandemi Corona belum mereda dan penularan terus terjadi. Akibatnya, masa isolasi di rumah kemungkinan besar masih berlangsung lebih lama. Langkah pemerintah dalam memutus mata rantai pandemi virus Corona, salah satunya dengan menghimbau masyarakat untuk melakukan segala aktivitasnya di rumah. Karantina mandiri ini dilakukan minimal 14 hari tanpa berpergian.


Bagi mereka yang terbiasa bekerja, berada di dalam rumah dalam tempo waktu yang lama bisa menimbulkan kebosanan. Meskipun sudah menjalankan hobi membaca, main game atau pun memasak.


Sebagian orang sudah mulai jenuh pada masa karantina ini. Apalagi untuk orang yang terbiasa bekerja dan berinteraksi dengan banyak orang. Jika rasa bosan tidak diatasi, menjalani isolasi diri di rumah rentan memicu stres dan memicu gangguan mental. Di sisi lain karantina atau isolasi mandiri tidak sepenuhnya sisi buruk. Ada sejumlah manfaat yang kita bisa dapatkan dengan melakukan karantina mandiri seperti memiliki banyak waktu bersama keluarga, bahkan dapat menyalurkan hobi baru yang mungkin sebelumnya tidak pernah dilakukan.


Robbi adalah siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Jakarta, semenjak korban virus Corona terus meningkat di Jakarta dirinya harus mengikuti anjuran tetap tinggal di rumah. Di awal-awal mungkin menyenangkan tapi lama-kelamaan Robbi di dera kebosanan. Tidak ada aktivitas selain hanya makan, sekolah online, mengerjakan tugas, lalu tidur. Kegiatan sama yang terus berulang selama sebulan.


Menyadari di tengah kondisi pandemi tidak bisa keluar rumah, Robbi tidak kehabisan akal. Ia menemukan ide mencari hobi baru di luar kegemarannya bermain futsal. Hobi baru Robbi adalah memasak. Selama di rumah, Robbi sering membantu ibunya memasak di dapur. Selain memasak Robbi juga tetap melakukan olahraga ringan di rumah seperti push-up dan sit-up, dan membersihkan kamarnya, Robbi menuturkan biasanya dirinya sangat malas membersihkan kamar. Namun virus Corona ternyata mampu merubah kebiasaan buruknya itu. Tak hanya itu Robbi juga membantu ayahnya mengurus dan menyiram tanaman.Robbi merasa perubahan ini membawa dampak positif dalam dirinya.daripada mengeluh Robbi berpikir akan lebih melakukan kegiatan positif yang menyenangkan agar tidak terserang stress. Robbi juga berpesan agar memanfaatkan teknologi untuk berinteraksi dengan orang lain dengan cara menelpon, melakukan video call, atau bermain sosial media.


Indonesia kini sedang dilanda krisis kesehatan akibat virus Corona. Anjuran untuk tetap berada di rumah adalah cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus mematikan itu. Namun berada di rumah bukan berarti kita mati gaya tidak bisa berbuat sesuatu yang positif. Justru bukan tidak mungkin inspirasi kreatif dan hobi baru muncul saat kita berada di rumah.

Comments


Post: Blog2_Post

Subscribe Form

Thanks for submitting!

  • Instagram
  • Twitter

©2020 by Millennialsdo. Proudly created with Wix.com

bottom of page