Online Shop Cepat Namun Berbahaya
- millenialsdo

- Apr 7, 2020
- 2 min read
Darma Putra-Millennialsdo
Selasa, 07-April-2020, 13:47 WIB

ilustrasi: online shop, sumber: npors.com
Online shope kini sedang berkembang sangat pesat, karena kebutuhan masyarakat yang sangat tinggi akan kebutuhan sehari-hari online shop makin digemari oleh masyarakat. Namun dibalik sisi positifnya yang memudahkan masyarakat dalam berbelanja, ada pula sisi negatifnya jika kita tidak berhati-hati dalam berbelanja online. Rizky Humaidi seorang mahasiswa yang berdomisili di Ampera, Jakarta selatan ingin membagikan kisah pahitnya saat berbelanja online dimedia sosial instagram, “ gua beli kaos diinstagram, awalnya gua lagi buka instagram, terus ketemu akun yang jual kaos-kaos keren, pas gua liat-liat sih gua tertartarik karena kaosnya keren-keren plus harganya bersahabat”, ucapnya
Tidak heran jika kini platform sosial media menjadi ladang untuk berbisnis, ada beberapa strategi yang digunakan agar online shop ramai pembeli seperti banyaknya jumlah follower dari akun tersebut. Strategi ini terbukti berhasil, seperti Rizky yang sempat merasa yakin untuk berbelanja diakun tersebut karena jumlah follower yang banyak, “ yang bikin gua yakin belanja di akun itu pertama followersnya dia meyakinkan gua, terus feed di instagramnya juga bikin gua percaya banget”. Ujarnya , jadi jangan terlalu percaya dengan jumlah follower karena memang tidaklah menjamin akan kredibilitas dari online shop tersebut.
Mengecek asal-usul dari online shop adalah hal yang paling tepa untuk meningkatkan rasa aman saat berbelanja, dan agar kita dapat menemunkan kejanggalan jika online shop tersebuh adalah penipu. Hal tersebut yang tidak dilakukan oleh Rizky, .” Awalnya gua ga ngerasain ada kenjanggalan, maka dari itu gua ga ada rasa curiga sama sekali sama itu akun”. Ucapnya, akhirnya Rizky pun memantapkan niatnya untuk membeli kaos dionline shop tersebut. “Setelah gua transfer duitmya, gua udah nunggu sebulan tapi ga sampe-sampe”, Rizky pun sudah mulai merasakan ada sesuatu yang tidak benar dengan akun instagram tersebut.” Akhirnya gua mulai nyari tau lagi itu akun, gataunya akunnya udah gaada”, ujarnya.
Rizky pun berpesan agar tidak tertipu saat berbelanja online, .” Pesen gua sih buat orang-orang yang mau berbelanja online khususnya lewat media sosial, lebih diteliti lagi buat nyari akun-akun yang real untuk kita berbelanja online. Terus buat orang yang terlanjur ketipu lebih baik pake cara gua tadi, screen shoot aja akunnya terus sebar luasin ke seller-seller yang udah gede, biar gaada korban yang ketipu sama akun bodong”, ucapnya. Untuk terus berbelanja online dengan merasa aman dan nyaman lebih baik kita berbelanja online lewat aplikasi-aplikasi yang sudah ada, dengan begitu kita sebagai costumer terjamin keamannya dalam berbelanja online, dari kisah humaidi kita bisa mendapatkan pembelajaran bahwa berbelanja online memiliki resiko yang cukup besar. Namun masih banyak sisi positif yang dimiliki oleh online shop asal kita sebagai costumer berhati-hati dalam melakukan transaksi online.
.png)



Comments