top of page

Pengaruh Buruk Social Media Terhadap Kehidupan Manusia

Updated: May 4, 2020

Muhammad Raffy Amarulloh - Millenialsdo

Selasa, 07 April 2020 13:41 WIB

sumber freepik

KECANDUAN JEJARING SOCIAL biasanya diberikan sebagai istilah untuk orang-orang yang banyak menghabisakan waktunya hanya untuk media social seperti, Instagram,twitter,facebook,dan sebainya. Terkait pengaruhnya terhadap kesehatan mental penggunanya. Salah satu masalah yang muncul adalah efek negatif terhadap kejiwaan seseorang termasuk kecanduan. Penggunaan media sosial sangat memudahkan semua orang untuk mendapatkan koneksi dengan orang lainnya.


Internet telah mengubah cara hidup manusia terhadap komunikasi. Saat ini media sosial dipakai oleh semua kalangan mulai dari anak hingga dewasa, dan terutama oleh remaja. Pada usia remaja masih banyak yang belum bisa mengimbangi antara penggunaan sosial media dan aktivitas di kehidupan nyata.


Media sosial juga seakan-akan menjadi ajang untuk seseorang mengekspresikan diri atau memamerkan kegiatan sehari-hari. Hal ini ternyata dapat memicu rasa iri pada orang lain. Rasa iri ini bisa menimbulkan gangguan mental berupa depresi. Selain rasa iri, media sosial juga kakan menjadi ajang bullying yang sangat sering terjadi. Banyak orang yang pada akhirnya merasa depresi, tertekan, hingga memutuskan untuk bunuh diri hanya karena merasa dipermalukan oleh banyak orang di media sosial.


Aplikasi media sosial yang popular seperti Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat dan YouTube. Hal tersebut menunjukkan banyaknya bukti dampak negatif dari media sosial pada anak remaja. Mereka terus berkomunikasi lewat media sosial, bahkan pada saat makan dan berjalan. Karna di usia remaja ini sangat produktif, ingin mengetahui banyak hal yang bisa mereka akses bebas di internet bahkan di media social yang mereka punya. Orang tuanya pun sudah tidak bisa membatasi apa yang mereka akses.


Memang bermanfaat, apalagi untuk berkomunikasi dengan seseorang dengan jarak yang jauh. Media sosial juga dirancang untuk semua orang agar bisa menyebarkan informasi secara cepat. Pada remaja yang usia produktif sedang mengalami ingin mempuyai teman banyak dan dari berbagai daerah bahkan negara lain. Namun untuk itu kita perlu juga membatasi pemakaian media social untuk hidup kita yang lebih baik.


Bukan berarti mengurangi aktivitas di media sosial menjadikan media sosial adalah suatu hal yang buruk. Tetap ada manfaat yang didapatkan ketika Anda menggunakannya dengan baik. Tetap ada rasa nyaman jika Anda menggunakan media sosial dengan pintar. Bagaimana media sosial berdampak tergantung bagaimana Anda menggunakannya. Sebenarnya, tidak menuntut untuk kita mempunyai semua media social tidak ada salahnya jika kita memilih untuk mempunyai media social yang penting saja untuk hidup kita agar kehidupan kita sehari-haripun tidak terganggu.


Ada banyak hal lain yang dapat dilakukan. Misalnya, berkumpul dengan keluarga, teman dan kerabat terdekat, liburan, membaca buku, atau melakukan hobi lainnya. Atau bercerita secara langsung dengan teman anda lebih baik. Acara berkumpul dengan teman pun lebih seru tanpa menggunakan handphone atau media social. Dan gunakan media social untuk mendapatkan informasi terbaru, jika anda menggunakan media sosial untuk itu, maka carilah cara lain untuk mendapatkan info yang sedang anda cari dengan membaca koran atau lainnya berita tidak harus di dapat di media social aja kan.


Jadi di sini saya mempunya cerita dari pengalaman yang di alami oleh dani tentang bagaimana rasanya kecanduan media social. Saya melakukan wawancara sederhana kepada dani. “ menurut kamu penting gak sih punya akun di semua social media?”. “ ya , lumayan si tergantung aja cuman biasanya aku pake Instagram,twitter ,youtube aja yang lain ga begitu “ujarnya. “ menurut kamu seberapa penting sih peran social media untuk hidup kamu ?”. “ penting banget si soalnya yang kita tau eranya sekarang semua apapun itu udh bisa di akses pake internet, mana sekarang tempat-tempat ngopi atau makan gitu udah ada wifi jadi makin lebih ngedukung kita buat gunain media social itu sendiri sih “ ujarnya.

Jadi bagi dani memiliki akun di semua media social tidak begitu penting banget tapi cukup punya akun di media social yang sering digunain. Bagi dani media social penting banget buat hidupnya karena, menurut dani di jaman sekarng apapun udah bisa di cari lewat internet dengan adanya dukungan wifi yang di sediakan oleh tempat tertentu.” Biasanya kamu gunain media social itu berapa jam dalam sehari ?” . “ waduuhh, ga ngitungin tergantung aja sih kalo bener bener seharian di rumah, ya pasti seharian buka media social itu, paling keluar kamar cuma untuk makan, ambil minum,mandi,solat udah abis itu balik lagi ke kamar buat nonton youtube atau chatan sama temen-temen di whatsapp atau line atau main Instagram searching yang lagi trending juga di twitter” ujarnya. “ pernah ga si gabuka media social seharian ?” . “ gapernah waktu keabisan kuota aja langsung beli kuota, dan ya sehari-hari kita pasti komunikasi juga sama temen di medsos temen yang jauh beda kota “ ujarnya. “ kalo di suruh ga pake media social sehari aja bisa ga ?” . “ ya mungkin bisa mungkin juga ga mungkin tergantung sih ya ada yang disibukin atau tuntutan untuk ga pakai handphone dengan hal tertentu mungkin bisa beberapa jam tapi kalo untuk seharian mungkin belum bisa “. Ujarnya .


Penggunaan media sosial secara intens dan berlebihan dapat memicu masalah kesehatan mental,Kita mungkin tidak perlu berhenti sepenuhnya. Cukup membatasi waktu kita di media sosial secara signifikan. Berhubungan kembali dengan teman dan keluarga dalam kehidupan nyata, jelas merupakan cara yang harus dilakukan.


Memang sih penggunaan media social di era sekarang itu lebih memudahkan kita untuk berinteraksi jarak jauh. Namun kita juga perlu membatasi penggunaan internet sesuai dengan kebutuhan kita. Jangan sampai karna media social kita semua jadi lupa akan kehidupan asli yang kita jalanin. Kita harus juga menggunakan media social dengan cerdas. Agar berdampak positif juga ke diri kita. Jadi ga ada salahnya untuk kita mengurangi penggunaan media social sesuai keperluan dan kebutuhan saja.

Comments


Post: Blog2_Post

Subscribe Form

Thanks for submitting!

  • Instagram
  • Twitter

©2020 by Millennialsdo. Proudly created with Wix.com

bottom of page