top of page

Pentingkah Puasa Medsos?


Meliyana - Millennialsdo - Senin, 4 Mei 2020 12.29 WIB




Sumber Gambar: kompasiana.com


Media sosial merupakan wadah untuk berkomunikasi atau mencari informasi dengan cepat yang cakupannya begitu luas. Melihat dari perkembangan yang ada, kebanyakan orang memiliki minimal 1 akun media sosial. Adanya media sosial memudahkan manusia dalam hal apapun. Menurut data Smart Insight pada Februari 2019 ada sekitar 3.2 milyar pengguna media sosial diseluruh dunia atau sekitar 46% populasi dunia dan Indonesia menduduki peringkat ke 5 penggunaan media sosial terbanyak. Tapi apa pernah terpikir jika media sosial juga memiliki dampak buruk yang dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang?


Seringkali seseorang merasa lelah dengan hiruk pikuk dunia maya yang seolah tidak pernah tidur. Munculnya perasaan tidak nyaman serta iri ketika melihat kehidupan mewah dari artis – artis di jagat maya. Atau timbulnya perasaan tidak yakin terhadap diri sendiri dan mulai membandingkan hidupnya dengan hidup orang lain. Beberapa orang merasakan hal tersebut hingga mendatangkan rasa depresi terhadap dirinya. Itu merupakan tanda – tanda jika seseorang sedang mengidap kelainan mental atau Mental Disorder. Ada banyak Mental Disorder yang berdampak dari penggunaan media sosial berlebih. Misal: Fear of Missing Out (FOMO) keadaan dimana seseorang merasa cemas ketika tidak membuka media sosial. Atau Borderline Personality Disorder (BPD) keadaan ketika seseorang merasa iri melihat kesenangan orang lain. Dan masih banyak lagi.


Lalu apa itu Puasa Medsos? Sederhananya, puasa media sosial itu adalah sebuah tindakan dimana seseorang sudah tak lagi menggunakan media sosial jenis apapun untuk waktu yang tidak dapat ditentukan. Hal itu untuk menghindari gangguan-gangguan mental yang berdampak pada dirinya. Seperti yang dialami oleh Tasya, mahasiswi sastra tingkat 4 di sebuah Perguruan Tinggi Jakarta, selain merasakan adanya kecemburuan sosial, ia juga merasa kalau media sosial sangat menyita waktunya. Timbul perasaan iri ketika melihat kehidupan para artis didunia maya. Dari situ ia merasakan sekali dampak dari penggunaan media sosial berlebih sangat mempengaruhi dirinya ke arah yang buruk. Mudah terdistraksi dan sulit untuk mendapatkan fokus ketika sedang mengerjakan sesuatu. Hingga ia memutuskan untuk pensiun menggunakan media sosial terutama Instagram. “Cemburu banget kalo liat artis di Instagram, ada rasa ingin jadi orang itu. Banyak uang dan gampang banget mendapatkan sesuatu gitu” jelas Tasya.


Kemudian, hal serupa juga pernah dirasakan Nurul. “Kalo buka Instagram itu suka bikin anxiety gue kambuh, bisa tiba-tiba cemas tetang masa depan sendiri karna liat teman-teman kuliah. Parah banget deh.” Hal itu Nurul rasakan sudah cukup lama. Bahkan ia kerap memaki dirinya sendiri dan menyesal karna tidak punya waktu semenjak mulai bekerja. Kisah Nurul dan Tasya ini dapat dijadikan sebagai contoh jika ternyata beberapa orang diluar sana lebih merasakan dampak negatif dari penggunaan media sosial berlebih.


Maka dari itu, sangat penting untuk membangun Self Knowledge atau pengetahuan tentang diri sendiri. Adalah untuk meminimalisir adanya dampak negatif atau hal-hal yang tidak nyaman yang ditimbulkan dari penggunaan media sosial. Jadi diri sendiri itu adalah segalanya, memahami apa yang pantas dan membuat diri sendiri nyaman. Lakukan apa yang bisa memberikan energi positif untuk hidup kamu. Carilah jalanmu sendiri untuk meraih kesuksesan. Berhenti menggunakan media sosial bukan berarti tidak memiliki kehidupan sosial.


Ada banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari puasa medsos seperti, bisa lebih fokus terhadap apa yang sedang dikerjakan, memiliki banyak waktu untuk bertemu langsung dengan teman-teman, dan mulai memikirkan tentang masa depan. Jadi, puasa medsos lah jika dirasa itu sudah perlu, lupakan sejenak tentang keramaian jagad maya. Simpan ponselmu dan istirahatlah sejenak. Mulailah mengerjakan sesuatu yang bermanfaat untuk diri sendiri. Kesehatan mentalmu adalah segalanya, adalah yang terpenting daripada harus mendengarkan atau melihat hal-hal yang dirasa kurang baik di dunia maya.

Comments


Post: Blog2_Post

Subscribe Form

Thanks for submitting!

  • Instagram
  • Twitter

©2020 by Millennialsdo. Proudly created with Wix.com

bottom of page