top of page

Sexual Harassment Mewabah di Media Sosial

Updated: Apr 16, 2020

Sekar Cantika M - Milleniallsdo Selasa, 07 April 2020 13:36 WIB




Siapa yang tidak menggunakan media sosial di jaman sekarang? Pasti banyak dari kita sudah menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi. Bahkan di era sekarang, media sosial sudah bukan untuk berkomunikasi saja, namun banyak orang sudah mulai menggunakan media sosial sebagai media untuk belajar, berbelanja, mencari informasi, dan masih banyak lagi. Media sosial jaman sekarang juga bukan hanya untuk kegiatan sekedar chatting atau menelfon dengan banyak orang, tetapi media sosial sekarang banyak yang sudah membuat fitur untuk berbagi foto maupun video sehingga orang dengan mudah melihat kegiatan apa yang sedang kita lakukan hanya dengan mengunggah foto maupun video. Menurut penelitian yang dilakukan 'We Are Social' yang diunggah melalui situs Kompas.com, perusahaan media asal Inggris yang bekerja sama dengan Hootsuite itu, rata-rata Indonesia menghabiskan tiga jam 23 menit sehari untuk mengakses media sosial, wah banyak banget kan.


Jadi media sosial di era sekarang ini mengambil andil cukup penting untuk kehidupan masyarakat. Namun, masih banyak sekali orang – orang yang tidak cukup cerdas menggunakan media sosial. Tidak cerdas disini maksudnya, masih banyak oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab membuat resah atau bahkan melakukan hal seenaknya di media sosial. Di artikel kali ini, akan membahas tentang Sexual Harassment di Media Sosial. Pertama – tama pasti ada beberapa dari kita yang masih asing dengan yang namanya Sexual Harassment. Sexual Harassment secara garis besar berarti Pelecehan Seksual. Pelecehan seksual juga ada beberapa macam 2 macam, bisa secara fisik maupun verbal. Fisik, dengan cara menyentuh area sensitif korban atau jika orang asing memegang orang yang kita serta mengeluarkan kata - kata tidak senonoh, itu sudah termasuk pelecehan seksual. Sedangkan verbal, jika seseorang mengajak atau meminta korban untuk melakukan hal hal berbau seks. Sebagai contoh, jika kita dijalan lalu ada orang asing yang tidak kenal sama sekali menggoda kita atau memanggil kita, itu sudah termasuk pelecehan seksual ata sexual harassment.


Lalu, bagaimana bisa sexual harassment terjadi di media sosial? Tentu saja bisa. Sudah banyak kasus org dilecehkan di media sosial. Faktor nya ada banyak. Ada yang memang orang itu hanya iseng lalu membuat keresahan kepada orang dia tidak kenal atau bahkan kenal, atau memang foto dan video yang diunggah si korban menarik pelaku untuk melakukan sexual harassment.


Dengan cara apa sih pelaku melakukan sexual harassment di media sosial? Kita ambil satu contoh dari satu narasumber. Restu (narasumber) punya pengalaman buruk tentang sexual harassment di media sosial, instagram. Tiba – tiba saja Restu di direct message oleh akun palsu yang bahkan dia tidak kenal itu siapa. Dia diajak video call tidak pantas, dikirimi foto yang tidak pantas, sampai diajak bertemu langsung. Saya tanya ke dia, “memang nya apa yang membuat orang itu belaku seperti itu sama kamu”, dia cuma jawab, “saya merasa saya tidak melakukan apapun yang mengundang nafsu orang lain, foto dan video yang saya unggah pun masih sewajarnya, akun saya bahkan saya kunci dan batasi hanya untuk orang orang yang memang saya kenal saja, saya juga bingung kenapa ada orang yang saya tidak kenal berani mengirimi saya pesan seperti atau, atau jangan – jangan dia orang terdekat saya atau orang yang memang kenal sama saya, saya juga gatau”. Ya, Restu sendiri pun tidak tau alasan kenapa dia diberlakukan dengan tidak pantas dengan orang lain


Sexual Harassment memang bisa terjadi kepada siapa saja, bahkan dengan alasan yang tidak jelas sama sekali maksud dan motifnya dia melakukan seperti itu untuk apa. Tidak memandang gender, usia, status, semua orang bisa terkena sexual harassment. Sudah banyak contoh kasus orang kena sexual harassment di media sosial oleh oknum – oknum tidak bertanggung jawab dan tidak cerdas menggunakan media sosial. Alhasil media sosial yang harusnya menjadi wadah untuk kita berkomunikasi dan menemukan banyak teman malah digunakan oleh beberapa oknum tidak bertanggung jawab untuk membuat sebagian orang resah.

Comments


Post: Blog2_Post

Subscribe Form

Thanks for submitting!

  • Instagram
  • Twitter

©2020 by Millennialsdo. Proudly created with Wix.com

bottom of page