top of page

Think Before You Do Something on Social Media

Mouren Arselly Moniaga - 2018070110

Selasa, 14.04.2020 // 11:58 WIB


Sumber : Canva


“ Berfikir sebelum bertindak “ ini adalah sebuah kata yang tidak asing lagi untuk di dengar oleh kalangan masyarakat, orang tua, teman, atau mungkin di jadikan tagline untuk mawas diri. Dengan demikian menentukan sebuah pilihan, terkadang butuh otak yang jernih, agar setiap langkah yang kita pilih itu tidak salah.

Pertanyaan nya sekarang "seberapa sering kalian membuka Instagram, twitter, dan media sosial lainnya dalam satu hari?" . Hampir setiap 30 menit sekali mungkin kita buka Instagram untuk ngescroll atau liat Instagram stories. Kalau sebelum tidur, mungkin bisa sampai abis, liatin story akun-akun yang kita follow.

Sehat tidak ? Tidak, Ini hal pertama, masalah produktivitas, Kita menjadi orang yang sangat tidak produktif dan tidak efisien dalam waktu. Masalah kedua adalah negativitas, munkin kita salah memfollow akun-akun sehingga “abisin kuota” atau gimana, banyak banget akun-akun yang sharing tentang hal-hal negatif. Kayak apa akun “abisin kuota” itu? Akun yang mostly kontennya berisi keluhan, omongan kasar, jokes yang mungkin lucu tapi dgn cara ngerendahin orang lain, foto selfie all the time (I repeat, all the time), berita gosip, atau hal-hal yang diperuntukkan supaya followersnya ikut membenci pihak tertentu. Belum ditambah akun berita kriminal, tiap hari, banyak banget.

Terkadang kita menjadikan media sosial sebagian pelarian kalau malas mengerjakan sesuatu, bosan menunggu, atau menjadi wadah mengeluh yang tanpa kita sadari, finally we sharing all kind of negativity to our surroundings. Dan hampir setiap hari kita terpapar things like that. Pada akhirnya mungkin jadi membenarkan orang lain (termasuk saya) untuk ngeshare konten negatif di media sosial. In the end, ini yang bikin kita stress. Dan harus sadar ini mengganggu kesehatan fisik dan mental.

Efeknya, kerjaan gampang lama kelar, karena produktivitas menjadi berkurang dengan selalu menyelipkan melihat media sosial, gampang ke distract, waktu tidur keganggu, gampang sakit kepala, selalu mikir apa yang harus di share selanjutnya di media sosial, and so on.

Banyak hal yang harus di pertimbangkan, banyak hal yang harus di pikirkan agar apa yang kita mau itu sesuai dengan keinginan kita., Ketika kita mengambil sebuah keputusan pasti kita harus mempertimbangkan sela macam, dan semua itu ada pilihan nya, dan ada dampak nya.

Lucky me, saya belajar dan dikelilingi oleh orang-orang yang aware tentang mental health. Walau butuh waktu yang lama, tapi sadar kalau perilaku yag di lakukan untuk surfing di media social udah tidak sehat. I need to reset my life.


Jangan sampai apa yang kita lakukan menjadi bencana bagi kita , Semua orang ingin indah akhirnya, tapi untuk dapat indah akhirnya harus ada dasar pemikiran yang bisa membuat itu Semua menjadi indah.



 
 
 

Comments


Post: Blog2_Post

Subscribe Form

Thanks for submitting!

  • Instagram
  • Twitter

©2020 by Millennialsdo. Proudly created with Wix.com

bottom of page