top of page

Tips Social Distancing: 5 Hal Yang Bisa Dilakukan Selama diRumah.

Updated: Apr 14, 2020

Rucita Maharani - Millennialsdo

Minggu, 14 April 2020 22:14 WIB


sumber: Google


COVID19 atau Coronavirus disease 2019, adalah penyakit menular yang ternyata memiliki kesamaan oleh SARS-CoV-2 salah satu jenis korona virus yang juga pernah melanda dunia pada 2019. Dan setelah itu Covid19 pertama kali diidentifikasi pada Desember 2019 di Wuhan , ibukota provinsi Hubei, China. Sejak teridentifikasinya penyakit ini menyebar cukup cepat sehingga meluas secara global. Penyakit menular ini akhirnya mulai masuk ke Indonesia pada awal tahun 2020, semenjak virus ini masuk ke Kota Jakarta pemerintah mulai melakukan segala cara agar virus ini tidak menyebar ke kota kota lainnya. Tapi saat ini yang terjadi adalah semakin banyak orang yang terkena virus itu. Sehingga pemerintah menghimbau agar melakukan social distancing. Memang Indonesia tidak melakukan Lockdown seperti yang telah dilakukan negara-negara yang terdahulu terjangkit virus ini, tapi dengan adanya sistem social distancing pemerintah yakin bahwa sistem ini bisa memutus rantai virus yang ada, karena sampai sekarang obat dari virus ini masih terus diuji coba oleh para ahli.


Social distancing itu sendiri adalah Tindakan Pembatasan untuk mengendalikan infeksi nonformasi atau memperlambat penyebaran suatu penyakit menular. Tindakan Pembatasan yang dimaksud di sini adalah bahwa masyarakat dihimbau untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, seperti pergi ke kantor, sekolah, tempat olahraga, mall, dan semua tempat yang banyak dikujungi oleh orang orang. Namun bila ada yang terpaksa harus keluar rumah dalam kondisi seperti ini alangkah baiknya jika mengatur jarak sekitar 1-2 meter.


Selain itu banyak dari mereka yang khawatir bagaimana dengan pekerjaannya jika mereka harus melakukan ‘social distancing’. Ternyata pemerintah juga sudah menghimbau bahwa seluruh pekerjaan, meeting, tugas, kegiatan perkuliahan/belajar mengajar, dihentikan dan diganti dalam Metode Online atau yang biasa disebut Work From Home (WFH). Beberapa masyarakat ada yang pro dan kotra soal penggantian dalam WFH seperti ini, sama seperti halnya Wiwik, ibu satu anak ini juga seorang karyawan disalah satu bank swasta di daerah Jakarta, saat ini Wiwik melaksanakan Work From Home (WFH) untuk 14 hari kedepan di dalam setiap kegiatan pekerjaannya. Namun, sangat disayangkan menurut Wiwik hal itu sangat tidak efisien buatnya, karena dari pihak kantor tidak memberikan fasilitas apapun, buat seorang karyawan dengan range menengah ke atas fasilitas internet sangatlah penting disaat saat seperti ini, selain itu untuk seorang yang bekerja dibagian oprasional/pelayanan juga memerlukan sebuah web untuk mengakses data data yang berada dikantor pusat, “seharusnya si diberi jaringan buat bisa mengakses data nasabah yang ada dikantor pusat, kalau nasabah yang perlu kan tinggal telefon personal kekami, tapi kalau kami itu tidak ada akses untuk mengakses data data, apalagi kebanyakan itu data data nya dipegang dikantor pusat” ujarnya. Tapi Wiwik akan terus dirumah hingga waktu yang telah ditentukan oleh pihak kantor sampai akhirnya nanti harus bekerja kembali dikantor.


Walaupun sesama Karyawan, tapi hal ini sedikit berbeda dengan Rahma, ia adalah seorang Event Organizer yang bekerja disebuah Perusahaan Periwisata. Kini Rahma harus tetap berada dirumah karena virus yang semakin hari semakin meluas, biasanya Rahma lah yang mencari Influencer untuk bekerjasama dengan perusahaannya dan melakukan perjalanan dinas bareng, namun semua itu harus ditunda dan sebisa mungkin harus dilakukannya dirumah, walaupun ternyata Rahma pun tidak dapat fasilitas apa apa dari kantornya, tapi Rahma tetap setuju (Pro) dengan diadakannya ‘social distancing’, “ya setuju, karena memang keadaan lagi darurat segala upaya harus dilakukan buat menekan penyebaran Covid19, lagian WFH tetap efektif kok selagi rekan kerjanya bisa diajak berkoordinasi dengan baik” kata Rahma.


Namun bagaimana dengan pelajar dan mahasiswa yang saat ini melakukan Study At Home? Apakah efektif? Sebagian besar, para pelajar dan mahasiswa, mengatakan hal itu tidak efektif, walaupun pihak kampus atau sekolah sudah memberikan Web untuk diakses dan bisa berhubungan dengan gurunya langsung tapi tetap saja terjadi kendala yang membuat web itu tidak berfungsi, sehingga mereka harus memakai aplikasi lain untuk belajar hingga berdiskusi, selain itu banyak yang mengeluhkan bahwa tugas yang diberikan juga sangat banyak dan membuat beban para pelajar atau mahasiswa.

Diluar dari pekerjaan dan proses belajar/mengajar yang tak sedikit membuat para masyarakat menjadi merasa terhambat, banyak juga yang tetap keluar rumah karena mengeluh bosan, berikut tips yang bisa dilakukan saat social distancing untuk mengurangi kebosanan, dan menjaga agar tubuh tetap sehat:


1. Tetap mengecek pekerjaan

Meskipun bekerja dari rumah diharapkan agar tetap produktif, tetaplah mengerjakan pekerjaan kantor atau tugas tugas yang diberikan, agar tidak tertumpuk dengan pekerjaan lainnya, karena situasinya dirumah kamu bisa selingi dengan istirahat dan tetap menjaga daya tahan tubuhmu.


2. Berolahraga dirumah

Menjaga jarak dengan dunia luar tidak mematahkan semangtamu untuk tetap berolahraga, kamu masih bisa melakukannya dirumah setiap pagi kamu bisa berolahraga 15 menit setiap harinya tentu saja sudah cukup, selain itu perbanyak minum air putih, kamu juga bisa senam dirumah, atau keliling didalam rumah.

3. . Tetap menjaga kesehatan

Agar tidak tertular virus, ayok biasakan hidup sehat dengan menjaga kesehatan, biasakan mencuci tangan diair mengalir setelah melakukan aktifitas dirumah, gunakan sabun agar terhidar dari kuman. Lalu kamu bisa menjaga tubuhmu dengan mengkonsumsi vitamin.

4. Membersihkan kamar

Bekerja dari rumah bukan berarti kamu bisa leyeh-leyeh, setelah pekerjaanmu selesai lanjut dengan pekerjaan rumah misalnya dengan membersihkan kamar, kamu juga bisa menata ulang desain kamarmu agar makin betah dirumah dan di kamar.

5. Main game

Menghindari media sosial saat di rumah bisa jadi cara untuk membuat mentalmu lebih baik loh. Kamu bisa melakukan aktivitas lain seperti main game bersama kakak atau adik. Cari permainan misalnya main game online yang kekinian. Dengan bermain game kamu juga bisa menghilangkan rasa bosan.

6. Maraton film

Kegiatan ini bisa kalian lakukan selama social distancing, kegiatan ini juga bisa menghilangkan rasa bosan yang tiap kali melanda maka bisa maraton nonton film kesukaan Anda. Atau bisa pula nonton drama Korea dan film-film serial lainnya, namun perlu diingat saat memutuskan untuk maraton film alangkah baiknya jika sesudah atau sebelum melakukan kalian harus memastikan bahwa mata dan tubuh kalian cukup sehat. Dan setelah melakukan maraton film kalian harus melakukan istirahat yang cukup agar mata kembali segar.


7. Relaksasi emosi

Jika Anda merasakan pikiran Anda berputar atau tubuh menegang saat anda berada di rumah, periksa emosi Anda. Cara agar menjaga pikiran tetap terjaga adalah pertama, mulailah dengan menghembuskan napas dalam-dalam. Perhatikan lima hal di sekitar anda yang dapat anda lihat. Ucapkan dengan keras, atau tulis, dan buat detail. Kemudian, amati empat hal yang dapat anda rasakan pada tubuh anda - pakaian anda, rambut di bagian belakang leher anda, atau kaki anda di tanah. Sebutkan tiga hal yang dapat anda dengar dan bedakan yang membuat suara-suara berbeda. Kemudian kenali dua hal yang bisa anda cium. Terakhir, renungkan satu hal yang anda hargai.


Terkadang semua kegiatan tadi bisa membuat kita lupa waktu, sehingga terasa cepat kita rasakan manfaatnya, sama seperti yang tertulis diatas jika kita setiap hari melakukan olahraga dirumah selama 15 menit itu sudah amat cukup dan membuat tubuh kita sehat. Tidak ada alasan selama kita di rumah kita tidak bisa berolahraga atau melakukan kegiatan yang lain, apalagi sekarang teknologi semakin canggih tanpa harus ke swalayan kita bisa memesan bahan bahan dapur di rumah dan akan langsung dikirim ke rumah juga. Jadi, Jangan menjadikan Covid19 sebagai alasan sifat bosan yang kita rasakan, Tetaplah berada dirumah agar pandemi ini cepat berlalu.

Comments


Post: Blog2_Post

Subscribe Form

Thanks for submitting!

  • Instagram
  • Twitter

©2020 by Millennialsdo. Proudly created with Wix.com

bottom of page