Traveling, hobi yang bukan sekadar jalan-jalan
- millenialsdo

- Apr 18, 2020
- 3 min read
Nanda Ayu Luthfia - Millennialsdo
Sabtu, 18 April 2020 19:19 WIB
https://travellinginfos.com/cheap-traveling-101/
Istilah traveling mungkin sudah akrab didengar. Mungkin saja kalian semua yang membaca tulisan ini adalah orang yang senang traveling alias jalan-jalan? Traveling sebagai hobi memang sah saja dan tiada seorang pun di dunia ini yang berhak menentukan hobi kita, bukan? Bagi yang sering traveling, tentunya ini bisa menjadi hal yang sangat mengasikan.
Banyak yang bilang, traveling itu menghamburkan uang. cuma ajang pamer, cuma menghabiskan waktu saja. Memang niat tiap orang itu berbeda tergantung bagaimana pribadi masing-masing menyikapinya . Ada yang melakukan Traveling hanya untuk kabur dari rutinitas, hanya ingin merilekskan pikiran, untuk mencari inspirasi, atau hanya untuk mengikuti tren agar mmjadi hits.
Traveling adalah hiburan asyik bahkan Traveling bisa membawa kita pada pengalaman berbeda yang belum kita rasakan selama ini, pelajaran-pelajaran yang sebelumnya tidak pernah didapat dan pastinya jauh lebih berkesan. Ada banyak alasan kenapa orang melakukan Traveling, di antaranya adalah ingin melihat dunia luar.
Bagi sebagian orang Traveling, diibaratkan petualangan. Ini karena traveling adalah sebuah petualangan. Orang-orang yang gemar dan mencintai traveling tidak hanya menjadikan jalan-jalan hanya untuk menjauh dari riuh kehidupan sehari-hari, tujuan traveling bisa juga karena kita ingin belajar tentang berbagai adat istiadat, budaya, ras dan kebangsaan. Adrenalin semakin terpacu saat kita melakukan perjalanan ke tempat-tempat yang belum pernah dikunjungin. semuanya masih serba asing. Justru disinilah letak kepuasan batin bagi mereka yang hobi traveling.
Buat orang yang hobi Traveling sekaligus hobi menulis selama melakukan perjalanan, tentu banyak hal yang bisa kita dapat. pengalaman-pengalaman saat traveling bisa ditulis dan dikirmkan ke majalah, surat kabar,, atau menuliskan ke blog atau website pribadi sehingga akan ada banyak orang membacatentang pengalaman traveling. Ibarat pepatah sekali mendayung dua tiga pulau terlampau. Traveling bisa disandingkan dengan hobi menulis.
Umumnya traveling membuat bahagia. Saat perjalanan bisa bertemu dengan orang-orang baru. dari berbagai suku, ras dan negara berbeda Bertemu dengan orang baru membuka wawasan, pergaulan dan meningkatkan kemampuan bersosialisasi. Sebuah sikap positif yang diharapkan bisa berlanjut dalam kehidupan kita mulai dari pekerjaan,kebiasaan sehari-hari, untuk selalu menjaga energi positif di dalam diri kita. Bagi sebagian orang uang mungkin segalanya. Tapi bagi pecinta jalan-jalan kebebasan mengeksplorasi tempat-tempat baru mendatangkan kenahagian tersendiri. Memang masing-masing pribadi mempunyai kebahagiaannya masing-masing, namun untuk kebahagiaan paling sempurna adalah ketika kita bersyukur, bersyukur atas semua nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita, termasuk pantai-pantai, gunung-gunung cantik di sekitar kita.
Sebagi contoh menurut Dewa,Traveling itu bukan hanya kesenangan semata saat perjalanan, tetapi perjalanan itulah yang memberikan pengalaman hidup paling berharga dalam hidup saya. Dari perjalanan itulah saya mendapatkan pengalaman dari apa yang terjadi saat perjalanan. Mulai dari saat berkomunikasi dengan orang lain "stranger" di transportasi umum, berdiskusi dengan orang lain dari daerah bahkan negara berbeda dengan perspektif masing-masing dalam diri kita. Melihat kehidupan warga lokal yang berbeda dengan kampung halaman kita, bahkan secara tidak sadar mengatur itenerary, memilih keputusan, bertanya, bernegosisasi, kehilangan barang, ketinggalan transportasi saat perjalanan pun memberikan pengalaman yang sangat berharga.
Saat perjalanan kita akan menemui orang-orang yang tidak pernah kita kenal sebelumnya, kita akan masuk ke wilayah orang lain yang memiliki kebiasaan dan budaya yang berbeda, dan akan menemukan hal yang tak disangka sebelumnya. Saya pernah berbicara dengan bapak-bapak tua di kereta, kita berbicara sampai larut, dan diakhir pembicaraan beliau memberikan saya nasihat yang tak disangka.
Jika kita melihat seluruh isi dunia ini, maka tidak akan cukup umur kita untuk menuliskan apa-apa yang pernah kita alami. Saya suka membaca artikel orang lain yang menceritakan pengalaman traveling-nya ke suatu tempat, dimana tempat tersebut telah membuatnya merasakan sesuatu yang rasanya belum ditemukan sebelumnya. Inilah yang justru sebentuk hal yang sangat mengasyikkan serta memberikan sebuah pengalaman yang sangat berharga serta tidak ternilai harga dalam kepuasan batin.
Jadi millennials hobi Traveling itu bukan jalan-jalan biasa tapi terkadang Traveling bisa membawa hal-hal positif dan pelajaran-pelajaran yang akan kita dapat selama perjalanan buat kita, tapi balik lagi tergantung presepsi dan pandangan kita masing-masing.
.png)





Comments