top of page

Tren Kamera Analog di Era Modern

Bagas Hardiansyah - Millennialsdo

Senin, 27 April 2020 17.00 WIB

Sumber : Harian Nasional


Banyak pengguna kamera analog di media sosial baru-baru ini merupakan sebuah fenomena yang mengejutkan, karena kita tahu bahwa kamera analog merupakan kamera jadul , tapi kenapa malah banyak peminatnya sekarang ? Fotografi hasil kamera analog dijadikan ajang berekspresi oleh para pengguna untuk menunjukkan eksistensi diri di media sosial.



Sumber : Instagram


Seperti caption tagar di Instagram “#analogindonesia" “#35mm dan “#indo35mm” yang menjadi salah satu pertanda bahwa posting-an foto tersebut diambil menggunakan kamera analog. Dan hasil nya bisa dibilang cukup mengesankan dimana poto yang diambil di era modern dibalut oleh kesan vintage


Memang sejatinya kamera analog bisa dibilang kamera lawas/jadul tapi siapa sangka masih digunakan oleh banyak pihak yang menggemarinya. Berikut Millenialsdo merangkum beberapa kelebihan kamera analog dan tips membeli kamera analog bekas, dikarenakan kamera analog untuk sekarang ini sulit mendapatkan yang benar-benar masih baru


Resolusi besar

Bagi kamu yang belum tau tentang resolusi kamera ini begitu besar. Karena kamera ini tidak dibatasi oleh resolusi seperti kamera digital sekarang. Apabila kita mencetak foto lebih dari ukuran pixel Poto akan menjadi blur Beda halnya dengan kamera analog yang tidak mengenal batas resolusi jadi kamu bebas mencetak dengan resolusi terbaik.


Hemat baterai

Kamera analog hemat akan baterai, karena kamera ini tidak memerlukan begitu banyak daya. Beda dengan kamera digital yang semua fiturnya memerlukan daya baterai. Pada kamera analog, baterai digunakan untuk mengaktifkan eksposure dan light meter.



Kekuatan komponen

Banyak bagian pada kamera digital komponen elektronik dan sensitif. Ketika kameramu secara tidak sengaja tergores atau terkena air maka akan rusak. Tetapi kamera analog lebih tahan terhadap cuaca bahkan cipratan air sekalipun dan awet serta tahan banting

Tidak ada Noise, tetapi Grain


Sumber : Medium



Salah satu pengganggu kamera digital adalah noise pada waktu menggunakan ISO tinggi, sedangkan pada kamera analog tidak ada noise. Tetapi ada grain yang hampir serupa dengan noise yaitu bintik-bintik yang diakibatkan sensitifitas emulsi film setelah proses cuci cetak. Tapi biasanya bintik-bintik tersebut bisa dibilang seni


Warna Vivid


Sumber: Google


Warna yang dihasilkan kamera analog lebih vivid. Vivid sendiri biasa di artikan sebagai warna yang mencolok dan cerah sekali sehingga foto vivid dikategorikan sebagai foto yang colorfull serta eye catching. Hal ini terjadi karena film mampu menangkap sinar objek dengan apa adanya.



Bobot yang ringan

Bobot kamera analog lebih ringan daripada kamera digital, sangat cocok dibawa untuk traveling kemana pun. Kamera analog memiliki sedikit komponen dibanding kamera digital.


Melatih Insting Photographer

Jika kamu menggunakan kamera digital membuat kita bebas memotret dan menghapus foto. Berbeda dengan kamera Analog yang membuat Anda harus hati-hati dan harus terus melatih insting guna mencapai hasil pencahayaan tepat.


Lebih menghargai hasil foto yang dihasilkan. Dengan kamera digital kamu dapat mengambil foto dimana pun dan kapan pun. Sangat berbeda dengan kamera analog yang perlu teliti dan hati-hati dalam pengambilan gambar


Tips membeli


Pastikan Bodi Rapat (tidak terbuka)

Film bisa dibilang sangat sensitif bila terbuka sedikit sangat peka terhadap cahaya, sedikit ada cahaya masuk sedikit saja bahan kimia didalam akan bereaksi. Pastikan ketika kamu membeli kamera analog yang bisa tertutup rapat, nggak ada bagian yang menganga/terbuka sedikitpun, dan tempat filmnya bisa menutup sampai terdengar bunyi klik.

Jenis Baterai dan Stok di Pasaran

Kamu harus tau walaupun ada kamera analog yang bisa digunakan tanpa baterai, tetapi kebanyakan kamera analog tetap membutuhkannya. Beda kamera beda juga tipe baterainya. Biasa yang dipakai jenis AA, AAA, ada juga yang pakai baterei jam tangan jenis CR123, atau LR44. Pilih jenis kamera analog yang menggunakan baterai yang kamu butuhkan dan masih banyak dijual pasaran, sehingga kamu tidak repot ketika bateraimu habis.


Ketahui Jenis Filmnya

Bagi kalian harus tau jenis film apa yang kalian mau pakai, jangan sampai memilih jenis film yang mahal. Kalau di tahap awal, kamu pakai aja kamera dengan jenis film paling mainstream, yaitu 35mm.

Bandingkan Harga

Nah, untuk bagian ini pintar-pintar kamu deh yang mencari. Kalo bisa kamu mengecek harganya terlebih dahulu di online baru deh kamu sebisa mungkin untuk langsung ke toko untuk meminimalisir hal yang tidak kamu inginkan misalnya error pada kamera. Untuk kamu yang ada di Jakarta, bisa langsung cek ke Pasar Baru atau Mall Mangga Dua disana banyak toko yang menjual kamera analog


Comments


Post: Blog2_Post

Subscribe Form

Thanks for submitting!

  • Instagram
  • Twitter

©2020 by Millennialsdo. Proudly created with Wix.com

bottom of page